Snack's 1967
Home
Mobile
Artikel
Islami
Tentang Admin
Buku Tamu
Site Map
File List
Tanggal 22 Apr 2026
Jam: 16:16:18

Total pengunjung: 1539858



Naskah Sunda Asal Jampang Berhasil Di Terjemahkan
Di tulis pada: 30 Jan 2016 - 02:01:21
Oleh : Elang
Kategori: Kabar Indonesia
Satu naskah Sunda asal Jampang Kulon,

Sukabumi, Jawa Barat, berhasil

diterjemahkan oleh Dosen Ikthisar

Sastra Sunda Fakultas Ilmu Budaya (FIB)

Universitas Indonesia, Munawar Holil.

Naskah di atas kertas tipis yang menggunakan aksara Cacarakan (Sunda-

Jawa) itu didapatnya dari mahasiswa

Pakuan, Bogor, dan dikerjakan selama

satu minggu.


Dari hasil penerjemahan, diketahui jika

naskah ini berisi cerita soal Nyai Pohaci

Sanghyang Asri atau lebih dikenal

dengan Dewi Sri. Serta berisi nasihat

agar manusia bersyukur karena semua

yang ada di Bumi berasal dari Kahayangan (Dewa-dewa).


Naskah ini diperkirakan merupakan

naskah salinan dari tahun 1930-an. Ini

terlihat dari jenis kertasnya yang berasal

dari produksi pabrik.


Namun, bukan perkara mudah untuk

menerjemahkan naskah ini. Pasalnya,

ketika naskah ini sampai ke tangan

Munawar, kondisi kertasnya sudah

bolong karena rayap. Selain itu, jumlah

halamannya pun tidak lengkap. Halaman terdepan dimulai dari halaman empat

dan berakhir di halaman 24. Tantangan

lain adalah kreativitas si penulis naskah

yang menggunakan beberapa huruf

Cacarakan yang berbeda dibanding

naskah yang pernah dibaca Munawar.


"Naskah ini merupakan naskah yang

ditulis ulang. Awalnya saya tidak bisa

menerjermahkan karena ternyata di

halaman awal hurufnya memiliki

perbedaan yang cukup signifikan

dibanding naskah yang saya baca menggunakan huruf yang sama," kata

Munawar ketika ditemui di Yayasan

Naskah Nusantara (Yanassa) di FIB UI,

Depok, Jumat (6/1).


"Yang khas, kelihatannya si penulis ini

punya kreativitas untuk mengubah

sedikit-sedikit penulisan aksara

Cacarakan ini. Ada beberapa perbedaan

kecil yang seharusnya ada di penulisan

Cacarakan."


Perbedaan itu antara lain seharusnya

ada huruf yang ditulis sejajar, tapi

malah ditulis lebih tinggi. Dan hal ini

banyak ditemukan dalam satu naskah

yang sama. Namun, ditambahkan

Munawar, jika perbedaan ini tak mempengaruhi isi naskah.


"Tapi biasanya dalam bidang naskah,

selain kita melihat isinya, juga melihat

jenis aksara dan variasi. Ini bisa

dijadikan acuan untuk tulisan

berikutnya," kata Dosen yang tengah

mengejar gelar S-3 di Program Studi Ilmu Susastra, Pengkhususan Studi

Filologi, Pascasarjana Bidang Ilmu

Budaya FIB UI itu.


Naskah ini sendiri baru satu dari 13

naskah pemberian mahasiswa asal

Pakuan. Disebutkan si mahasiswa, jika

di daerah Jampang yang merupakan

daerah asalnya, masih banyak lagi

naskah beraksara Cacarakan yang perlu diterjemahkan. Naskah-naskah itu

sendiri masih kuat tertanam dalam sendi

kehidupan mereka karena di beberapa

acara tertentu naskah itu akan

dibacakan.


*****

Terima kasih telah membaca Naskah Sunda Asal Jampang Berhasil Di Terjemahkan, Semoga bermanfaat.
Bila tulisan ini berharga buat anda, silahkan bagikan ke teman anda. Bagikan:
F T G Share via mail
1 Rate upStar
Dapatkan postingan terbaru dan ikuti:
RSS Subscribe
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk artikel "Naskah Sunda Asal Jampang Berhasil Di Terjemahkan"






Refresh Translate Ke Judul Ke Artikel Lain >